Cakra Indonesia
NEWS TICKER

Soal Video Viral Caleg DPRD Terpilih Buton Selatan, Korban Lapor Polisi

Wednesday, 5 June 2024 | 12:55 pm
Reporter:
Posted by: Gustam
Dibaca: 431

 

Cakraindonesia.co.id, Baubau – Video viral berdurasi 8 detik seorang caleg DPRD terpilih Buton Selatan melakukan video call tanpa busana baru-baru ini menghebohkan jagat maya. Belakangan diketahui, caleg tersebut merupakan kader PDIP.

Merasa dirugikan, caleg tersebut, melalui kuasa hukumnya, melaporkan penyebar video tersebut di Polres Baubau.

La Ode Syafril Hanafi, SKM.,SH, dari Kantor Hukum Eko Satria, SH.,MH, selaku kuasa hukum korban, dengan tegas mengatakan kliennya sangat dirugikan atas beredarnya video tersebut, baik secara materil maupun imateril.

Kata Syafril, setiap orang berhak mendapatkan perlindungan dari kekerasan, serta berhak untuk bebas dari penyiksaan atau perlakuan yang merendahkan derajat martabat manusia, sebagaimana dijamin dalam Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

“Maka pada hari Sabtu tanggal 1 Juni 2024 bertempat di Polres Baubau, kami selaku kuasa Hukum dari klien kami telah melaporkan atau mengadukan seseorang yang diduga melakukan tindak pidana pornografi sebagaiamana diatur dalam Undang-undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan dugaan tindak pidana Informasi dan Transaksi Elektronik, sebagaimana telah diatur dalam Undang-undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, sebagaiman telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang perubahan kedua atas Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik,” ungkap Syafril.

Menurutnya, pemberitaan tersebut diduga bersumber dari seseorang yang telah memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan bahkan diduga menyimpan serta mendistribusikan video tersebut, dan itu merupakan suatu perbuatan melawan hukum.

“Sehingga dalam pandangan kami bahwa klien kami menjadi korban dari penyebaran konten pornografi,” ujarnya.

“Klien kami tidak sama sekali mengetahui bahwa video tersebut kemudian dibuat, dimiliki dan bahkan disebar oleh diduga oleh seseorang yang bahkan oleh klien kami pun tidak merasa membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan bahkan menyimpan video tersebut, di mana justru dimiliki oleh orang lain. Kemudian diduga dimanfaatkan untuk menyerang pribadi klien kami sehingga sangat merugikan klien kami sebagai seorang warga negara yang seharusnya dilindungi privasinya,” sambung Syafril.

Ia menegaskan, perbutan tersebut merupakan perbuatan melawan hukum. Dan atas perbuatan tersebut dapat dikenakan sanksi sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 4 ayat (1) Jo Pasal 29 dan Pasal 6 Jo Pasal 32 UU Pornografi.

“Klien kami terhadap video yang disebar tersebut dibuat dan disebarkan tanpa persetujuan klien kami, yang kemudian disebar oleh seseorang yang tidak memiliki hak apapun untuk mendistribusikan dan atau menyebarluaskan video tersebut, baik kepada orang perseorangan maupun kepada banyak orang,” tegasnya.

Atas Perbuatan tersebut, jelas Syafril, dapat dikenakan sanksi sebagaiman dimaksud dalam pasal 27 ayat (1) Jo Pasal 45 UU ITE.

“Sebagaimana pandangan yang telah kami diuraikan, kami selaku kuasa hukum menyampaikan bahwa klien kami adalah korban dari penyebaran konten pornografi yang dilakukan yang diduga dilakukan oleh seseorang, untuk itu kami akan menempuh jalur hukum guna mendapatkan keadilan dengan melayangkan laporan kepolisian di Polres Baubau,” ujarnya.

“Sebagai catatan, bahwa di bulan Januari 2024 klien kami mendapatkan tindakan pemerasan oleh oknum yang tidak diketahui identitasnya, akan tetapi klien kami tidak menyahuti atau menggubris hal tersebut karena merasa tidak pernah membuat video tersebut, apalagi menyetujui untuk disebarluaskan. Kemudian video dimiliki oleh seseorang yang kemudian disebarluaskan kepada beberapa media dan orang perseorangan pada tanggal 27 atau 28 Mei 2024. Kami pun menduga bahwa yang bersangkutan tidak ‘beroperasi’ sendiri. Kami meminta kepada pihak yang berwenang untuk mengusut ini jika memang ada keterlibatan pihak lain,” tutup Syafril. (Red)

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

cakraindonesia.co.id Copyright 2020 ©. All Rights Reserved.