Cakra Indonesia
NEWS TICKER

SMPN 6 Buton Imbaskan IKM di Tiga Sekolah

Monday, 27 November 2023 | 7:01 am
Reporter: Redaksi
Posted by: admin
Dibaca: 228

Cakraindonesia.co.id, Buton – Sebagai sekolah penggerak, SMPN 6 Buton berkewajiban mengimbaskan program sekolah penggerak ke sekolah-sekolah non-penggerak.

SMPN 6 Buton mengadakan pengimbasan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) ke tiga sekolah, yakni SMPN 26 Buton, SMPN 32 Buton dan SMPN 33 Buton.

Bertempat di aula SMPN 6 Buton, giat tersebut diintrukturui langsung Kepala SMPN 6 Buton, Asraji. Pelaksanaannya dua tahap, tahap I tanggal 11 Oktober, dan tahap II tanggal 25 Oktober 2023.

Pesertanya berjumlah 30 orang guru dan 3 kepala sekolah. Adapun rangkaian materi tahap I yang disampaikan Asraji selaku istruktur dalam kegiatan tersebut diantaranya:

1. Kebijakan pemerintah (Program Sekolah Penggerak dan Implementasi Kurikulum Merdeka).

2. Menyusun Asesmen Awal Pembelajaran. 

3. Pemahaman Capaian Pembelajaran (CP). 

4. Menyusun  Tujuan Pembelajaran (TP). 

5. Menyusun Alur Tujuan Pembelajaran (ATP). 

6. perencanaan berbasis data. 

Sementara materi di tahap II yakni:

1. menyusun Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP). 

2. menyusun modul ajar.

3. Perencanaa Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). 

4. Pemanfaatan Platform Merdeka Belajar (PMM) dalam Pembelajaran. 

5. Bagaimana pendidik memperkenalkan pemanfaatan teknologi prioritas yang dapat menunjang dalam pembelajaran di kelas.

“Sebagai sekolah penggerak angkatan pertama, SMP Negeri 6 Buton yang ditunjuk  oleh Pemerintah Kabupaten Buton melalui Dinas Pendidikan sebagai salah satu Role Model (referensi) bagi sekolah lainnya dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka,” kata Asraji, kepada cakraindonesia.co.id.

“Kurikulum merdeka sebagai penyempurnaan dari Kurikulum 2013 ini diharapkan dapat dijadikan sebagai pedoman bagi satuan pendidikan dalam memfasilitasi seluruh rangkaian pembelajaran yang berfokus kepada peserta didik,” sambungnya.

Pengimbasan IKM oleh SMPN 6 Buton tersebut, juga diharapkan menjadi bahan dasar dalam penyusunan rencana pembelajaran yang merdeka, baik itu bagi peserta didik maupun pendidik di sekolah-sekolah imbas yakni SMPN 26 Buton, SMPN 32 Buton, dan SMPN 33 Buton.

Asraji mengungkapkan, bahwa giat tersebut secara resmi dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Buton yang diwakili Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar, Halimin.

“Terkait kegiatan pengimbasan IKM hari ini, beliau menyebutkan bahwa jika kurikulum merdeka sudah benar-benar dilaksanakan, maka literasi, numerasi dan semua iklim kondusifitas sekolah akan serta-merat naik untuk jangka panjang, oleh karenanya ikhtiar implementasi kurikulum merdeka harus dimulai dari sekarang,” tutur Asraji menirukan perkatakan Halimin.

Giat tersebut mendapat respon positif dari peserta. Mereka begutu antusias mengikuti, dengan harapan akan mengimplementasikannya ke sekolah-sekolah mereka masing-masing. (Red)

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

cakraindonesia.co.id Copyright 2020 ©. All Rights Reserved.